Saturday, 28 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Dolar Melemah Baru-Baru Ini dari Titik Tertinggi
Monday, 18 November 2024 17:19 WIB | US DOLLAR |DOLLARDollar turun

Dolar AS sedikit merosot dari level tertinggi satu tahun yang baru-baru ini dicapai pada awal minggu yang minim data ekonomi utama tetapi mencakup komentar dari serangkaian pembicara Fed.

Pada pukul 04:50 ET (09:50 GMT), Indeks Dolar, yang melacak greenback terhadap sekeranjang enam mata uang lainnya, diperdagangkan 0,1% lebih rendah pada 106,497, tepat di bawah level tertinggi satu tahun di 106,72.

Indeks naik 1,6% selama minggu lalu, menandai enam minggu kenaikan dalam tujuh minggu terakhir.

Dolar mempertahankan kekuatannya

Dolar telah diuntungkan dari pergeseran bullish struktural sejak pemilihan Donald Trump menjelang awal bulan, dan cerita makro belum benar-benar menawarkan alasan untuk berpikir ulang.

"Data inflasi lebih panas daripada target yang dapat ditoleransi Federal Reserve, dan Ketua Jerome Powell menambahkan lapisan kehati-hatian pada pelonggaran di masa mendatang dalam pidatonya minggu lalu," kata analis di ING, dalam sebuah catatan.

"Dengan sangat sedikit informasi tambahan tentang ekonomi AS yang ditambahkan minggu ini, perbedaan kebijakan yang tersirat di pasar antara Fed dan sebagian besar bank sentral G10 lainnya dapat berarti bahwa koreksi yang dipimpin oleh posisi akan berlangsung singkat."

Setidaknya ada tujuh pembicara Fed dalam agenda minggu ini, dimulai Senin sore dengan Presiden Fed Chicago Austan Goolsbee. Meskipun ia secara luas dianggap lebih sebagai seorang yang lebih suka berpandangan dovish, sebagian besar pejabat diharapkan terdengar berhati-hati pada pemotongan yang agresif.

Kontrak berjangka menyiratkan peluang 60% Fed akan melakukan pelonggaran seperempat poin pada bulan Desember dan hanya memiliki 77 basis poin pemotongan yang diperkirakan pada akhir tahun 2025, dibandingkan dengan lebih dari 100 bps beberapa minggu lalu.(Ayu)

Sumber: Investing.com

RELATED NEWS
Franc Menguat, Dolar Tertekan...
Tuesday, 20 January 2026 14:35 WIB

Pasangan USD/CHF melemah untuk hari ketiga berturut-turut dan diperdagangkan di sekitar level 0,7960 pada awal perdagangan Eropa hari Selasa. Franc Swiss menguat karena meningkatnya permintaan aset am...

Tarif Trump Mengintai, Dolar Sulit Bangkit...
Tuesday, 20 January 2026 14:19 WIB

Indeks Dolar AS (DXY) cenderung lesu di area 99,06 pada perdagangan Senin (19/1), karena likuiditas menipis saat pasar AS libur memperingati Martin Luther King Jr. Day. Meski pergerakan terbatas, sent...

Dolar Tertahan, Pasar Menunggu Rilis Data NFP...
Thursday, 8 January 2026 17:02 WIB

Dolar AS diperkirakan akan naik untuk hari ketiga berturut-turut pada hari Kamis (8/1), tetapi perdagangan tetap berhati-hati karena investor mengambil posisi menjelang laporan Nonfarm Payrolls (NFP) ...

Dolar Menguat ke Level Tertinggi Lebih dari 2 Minggu...
Tuesday, 6 January 2026 23:35 WIB

Indeks dolar sedikit naik ke 98,5 pada hari Selasa, level terkuatnya dalam lebih dari dua minggu, karena investor fokus pada serangkaian data ekonomi penting untuk AS. Indikator terbaru menunjukkan ad...

Dolar AS Mulai Goyah di Awal 2026, Yen Jadi Sorotan dan Pasar Waspada...
Friday, 2 January 2026 14:05 WIB

Dolar Amerika Serikat membuka awal tahun 2026 dengan kondisi lemah pada perdagangan Jumat(2/1). Sepanjang tahun lalu, dolar tertekan oleh banyak mata uang utama akibat menyempitnya perbedaan suku bung...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS